Literasi Selasa dengan Tema: "Sampahku, Tanggung Jawabku" (28/07/2026)
- Selasa, 28 Juli 2026
- Kanghaki
- 35 komentar
Pengantar
Mulai tahun ajaran ini, tempat sampah tidak lagi disediakan di lingkungan sekolah agar setiap murid bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkannya. Melalui gerakan ini, diharapkan tumbuh kesadaran untuk menjaga kebersihan, mengurangi sampah, dan membiasakan perilaku peduli lingkungan dari diri sendiri.
- Tulislah sebuah teks argumentasi sebanyak 150–250 kata dengan judul yang kamu buat sendiri.
- Apakah kamu setuju atau tidak setuju dengan gerakan "Sampahku, Tanggung Jawabku".
- Alasan yang mendukung pendapatmu.
- Solusi agar gerakan tersebut dapat diterapkan dengan baik di sekolah.
- Tulislah berdasarkan pendapatmu sendiri dengan alasan yang logis dan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Kegiatan dilaksanakan "tanpa hp Dan AI" untuk melatih siswa menyampaikan pendapat.
35 Komentar
"Membangun kesadaran Lingkungan melalui gerakan Sampahku Tanggung Jawabku menurut saya itu salah satu tindakan yang benar karena dapat melatih siswa untuk lebih bertanggung jawab atas apa yang dilakukan juga sekaligus mengurangi penumpukan sampah anorganik maupun organik dilingkungan sekolah dengan adanya gerakan ini sampah yang ditimbulkan dilingkungan sekolah lebih berkurang gerakan ini juga menjadikan siswa lebih hati hati dalam menimbulkan sampah karena harus membawanya pulang lebih bagus lagi jika sampah yang timbul dari konsumsi siswa dapat didaur ulang menjadi suatu barang berguna misal kerajinan dari sampah plastik contohnya seperti pot bunga dari botol bekas atau bisa juga menggunakan ecobrick dimana sampah sampah plastik dipadatkan dalam botol plastik bekas sampai penuh setelah beberapa botol terkumpul bisa dijadikan sebuah kerajinan seperti furniture seperti meja dan kursi rak buku pot bunga atau pagar mini dan sebagainya dari kumpulan ecobrick yang disusun sedemikian rupa"
"Program Pengurangan Sampah Dalam program yang dilaksanakan sekolah tentang Sampahku Tanggung Jawabku ini saya di pihak netral kadang setuju kadang juga kesel tergantung seberapa banyak saya membawa sampah jajan itu untuk dibawa pulang Program ini pernah saya jalani juga di smp jadi sudah agak terbiasa membawa pulang sampah jajan itu Kalo liat tempat sampah yang kadang sampe tumpah tumpah di samping pintu tuh kaya beneran ga enak di pandang sampe tempatnya ga mampu menampung jadi menurut saya si okelah biar ga menumpuk dan ga bau juga Alasan saya yang kadang setuju kadang ngga ini si beberapa hal di atas tapi mungkin lebih ke setuju walau bingung ini sampah mau di taro tas bagian mana Kalo buat solusinya bisa tuh dari mengurangi jajan kalo ga bawa tempat makan sendiri wadah bekal gitu buat naro jajanan yang biasanya pake plastik terus bawa tumbler sendiri bisa di isi ulang juga Kalo buat naro sampah sampah tuh mungkin bisa deh bawa kaya plastik atau botol bekas sendiri dari rumah jadi plastiknya tuh buat wadah sampah sampah di kumpulin biar ga meninggalkan bau di tas Daripada di selipin terus pulangnya lupa kan malah ninggal bau ya Kalo mau di bikin kreasi bisa juga jadi sampah plastik di kumpulin di dalam botol terus di padetin jadilah Ecobrick bisa di buat bebrapa furnitur misal kursi meja atau benda kreativitas lainnya Ada juga kalo males bawa pulang sampah mending bawa bekal aja dari rumah malah lebih kenyang tu daripada jajan Akhir kalimat semoga dengan program ini bisa membantu mengurangi penumpukan sampah di ppa dan dapat dilaksanakan dengan kesadaran penuh"
"saya setuju dengan gerakan sampahku tanggung jawabku karena dengan gerakan ini tidak ada lagi sampah yg menumpuk didepan kelas yg terlihat jorok saat masih ada tempat sampah yang cukup besar sampah tetap menumpuk karena satu anak saja bisa membuang sampah 1 kantong sendiri dalam satu hari sampah plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai padahal hampir setiap hari kita menggunakan plastik plastik yang lama terurai ujung ujungnya hanya akan menumpuk plastik sangat sulit hancur dan plastik yg terlihat sudah lenyap pun masih ada partikel kecilnya bernama mikroplastik yg sangat berbahaya jika masuk ke dalam tubuh kita mendaur ulang sampah juga bukan hal yang mudah apalagi sampah plastik bekas jajan makanan jangankan daur ulang mau bersihin aja males lebih mudah langsung dibuang akan tetapi kemudahan ini lah yang pelan pelan membawa kita dalam masalah yang sebenarnya pemanasan global penyebaran penyakit pencemaran terjadi dimana mana yang pada akhirnya merugikan sendiri gerakan sampahku tanggung jawabku sangat bagus untuk membiasakan diri mengurangi penggunaan sampah plastik solusi agar gerakan tersebut dapat berjalan dengan baik adalah memberikan sosialisasi dampak plastik terhadap lingkungan sekolah juga bisa memberikan tempat makan untuk siswa agar tidak jajan menggunakan plastik lagi"
"saya setuju dengan gerakan sampahku tanggung jawabku kewajiban menghilangkan tempat sampah di sekolah merupakan langkah awal yang keren dan tepat untuk melatih kedisiplinan siswa kebijakan ini mengajarkan kita agar tidak lepas tangan terhadap sampah yang kita hasilkan sendiri sehari hari di lingkungan sekolah alasan yang mendukung hal ini adalah terciptanya kebiasaan hidup bersih dan hemat tempat sampah karena tidak ada tempat sampah siswa akan terbiasa membawa wadah makan sendiri atau membawa pulang sampah masing masing hal ini tentu sangat efektif untuk mengurangi pemakaian plastik sekali pakai di area sekolah selain itu keberhasilan program ini juga dapat membentuk karakter siswa yang lebih bertanggung jawab di luar area sekolah kebiasaan baik yang dipelajari di sekolah akan terus terbawa hingga ke rumah dan lingkungan masyarakat tempat tinggal agar program sekolah ini berjalan dengan sukses sekolah bisa memberikan edukasi yang jelas mengenai pengelolaan sampah selain itu guru dan siswa dapat bekerja sama menjaga kebersihan kelas setiap hari dengan dukungan dan kesadaran dari semua pihak gerakan ini pasti bisa diterapkan dengan maksimal"
"saya setuju dengan gerakan Sampahku Tanggung Jawabku karena menurut saya gerakan ini dapat melatih siswa menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan dengan tidak disediakannya tempat sampah di lingkungan sekolah Jadi siswa akan terbiasa membawa kembali sampahnya hingga menemukan tempat pembuangan yang tepat atau dibawa pulang kerumah Dan juga menumbuhkan kesadaran lingkungan dan kebiasaan ini dapat menggurangi perilaku membuang sampah sembarangan Agar gerakan ini berjalan dengan baik sekolah perlu memberikan sosialisasi kepada seluruh siswa terkait tujuan dan manfaat dari tidak adanya tempat sampah disekolah Guru juga dapat mengingatkan siswanya secara rutin agar siswa selalu bertanggung jawab terhadap sampahnya Dan setiap siswa bisa membawa kantong sampah pribadi untuk menyimpan sampahnya hingga dibawa pulang Dan bisa juga jika mau jajan dapat membawa tempat makan untuk wadah jajannya dengan begitu tidak akan mengghasilkan sampah Dengan kerjasama antara siswa guru dan seluruh warga sekolah gerakan ini dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bersih sehat dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan Dengan begitu gerakan ini sangat bermanfaat bagi warga sekolah"
"Sampahku Tanggung Jawabku saya setuju dengan gerakan Sampahku Tanggung Jawabku yang sedang diterapkan sekolah tahun ajaran ini menghilangkan tempat sampah umum memang terdengar sangat berat tapi ini adalah cara paling efektif untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dari diri sendiri alasan saya mendukung gerakan ini adalah karena kebersihan tidak bisa hanya diserahkan kepada petugas jika setiap siswa membawa pulang sampahnya sendiri kita akan lebih berpikir dua kali sebelum jajan sembarangan dan menghasilkan sampah terutama sampah plastik hal ini juga melatih kedisiplinan kemandirian dan kepedulian terhadap lingkungan lama lama sekolah akan terbebas dari tumpukan sampah dan lingkungan jadi lebih sehat untuk belajar agar gerakan ini berjalan baik solusi yang bisa dilakukan adalah sekolah perlu memberikan sosialisasi dan contoh nyata agar bsiswa tidak bingung setiap siswa wajib membawa kantong sampah pribadi dari rumah untuk menampung sampah selama di sekolah atau membawa wadah makan dan tumbler setiap akan beli jajan yang menggunakan plastik diluar"
"menurut saya gerakan sampahku tanggung jawabku sangat efektif untuk mengurangi jumlah sampah yang ada di lingkungan sekolah dengan gerakan ini kita bisa mengurangi banyaknya sampah yang setiap hari kita buang hal ini bisa mengurangi sampah yang ada dengan membawa tempat makan dan minum dari rumah dengan itu kita juga bisa menghemat uang saku kita menurut saya solusi agar gerakan sampahku tanggung jawabku bisa diterapkan dengan baik di lingkungan sekolah adalah menghilangkan tempat sampah yang ada disekolah kecuali tempat sampah yang ada di kamar mandi dengan itu siswa dapat membawa pulang sampah dan membuangnya di rumah gerakan ini efektif untuk mengurangi jumlah sampah yang ada di sekolah dan membuat lingkungan sekolah menjadi bersih dengan adanya gerakan ini gerakan ini bisa melatih siswa untuk bertanggung jawab sampah mereka gerakan ini efektif untuk melatih siswa bertanggung jawab dan menjaga kebersihan di lingkungan sekolah gerakan ini bisa mengurangi banyaknya sampah yang dihasilkan siswa setiap harinya"
"Saya sangat setuju dengan gerakan Sampahku Tanggung Jawabku karena menurut saya itu salah satu tindakan yang sangat tepat untuk dilakukan saat ini Dengan ada nya gerakan itu kita dapat mengurangi sampah organik maupun anorganik di lingkungan kita Kita harus mengelola kembali sampah yang kita hasilkan dengan cara mendaur ulang sampah tersebut Salah satu contohnya adalah sampah organik berupa sampah dapur kita jadikan eco enzyme dedaunan kering kita ubah menjadi pupuk organik dan sampah anorganik seperti botol plastik dapat kita jadikan ecobrick galon le mineral kita jadikan sebagai pot tanaman atau lain sebagainya Kita harus bijak dalam pengelolaan sampah karena selain sampah organik dan anorganik seperti baterai bekas lampu dan obat kadaluwarsa dapat mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun yang berpengaruh bagi lingkungan dan kesehatan diri kita Dengan menghilangkan tempat sampah disekolah sudah tepat untuk mengurangi sampah di sekolah Kita bisa membawa tempat makan dan botol minum sendiri agar lebih efektif"
"Saya sedikit tidak setuju karena saya harus repot repot membawa pulang sampah saya dan mengolahnya sendiri di rumah Tapi saya setuju dengan adanya program tersebut untuk kebersihan lingkungan sekolah karena dengan adanya program tersebut lingkungan sekolah menjadi lebih terjaga dan asri Salah satu faktor program ini berjalan di sekolah ini adalah tempat pembuangan akhir yang sudah penuh dengan tumpukan sampah masyarakat sekitar Sampah organik dan anorganik jika tercampur akan menimbulkan bahan beracun dan berbahaya yang akan mencemari lingkungan sekolah kita Sampai sekarang saya belum tau cara mengolah sampah yang baik dan benar Mungkin sekolah harus mencontohkan cara mengolah sampah yang baik dan benar supaya program ini berjalan dengan baik dan benar karena sampah yang menumpuk akan menjadi sarang nyamuk lalat dan bakteri bakteri penyebab penyakit seperti diare demam berdarah dan gatal gatal serta jika sampah yang menumpuk di selokan atau sungai menghambat aliran air maka ketika hujan deras akan menyebabkan banjir dan merugikan masyarakat sekitar"
"ya saya setuju dengan gerakan sampahku tanggung jawabku karena sampah plastik lama terurai sampai beribu taun dan tibak bisa terurai dengan sempurna bahkan tidak terurai sama sekali dan itu menyebabkan banyak dampak juga bisa menimbulkan bahan beracun berbahaya dan tidak sehat jika kita sebagai makhluk hidup berdampingan dengan semua limbah berbahaya yang ada disekitar kita dan juga gerakan tersebut membuat semua orang yang menerapkan menjadi pribadi yang bertanggung jawab atas semua tindakan apapun yang kita lakukan sekecil apapun itu tindakan pasti ada dampaknya sebagai manusia yang sayang dengan bumi solusi yang saya sarankan adalah dengaan sekolah memberikan fasilitas tempat makan yang bisa digunakan kembali walaupun dengan itu jadi boros air tapi itu lebih baik dari pada menambah sampah anorganik seetiap hari dan kalau bisa para pedagang yang ada di samping sekolah diberikan sosialisasi tentang gerakan sampahku tanggung jawabku supaya para pedangang juga mau diajak kerjasama dengan sekolah supaya mereka hanya melayani para siswa yang membeli membawa wadah makan sendiri walaupun sedikit ribet menurut saya itu seruuu dan kalau setiap istirahat supaya ada yang mengawasi supaya para siswa tetap menjalankan program ini secara tertib dan mungkin jika ada melanggar memakai plastik saat jajan mungkin sekolah bisa membuat konsekuensi yang disepakati dan semua siswa bertanda tangan seperti itu mungkin konsekuensinya dibuat agar membersihkan taman sekolah atau apa gitu yang bermanfaat juga untuk sekolah soalnya dulu di smp saya diterapkan program seperti ini tapi tidak begitu berjalan dengan baik karena kurangnya pengawasan dari guru lalu kurangnya kesadaran dari siswa yang masih ngeyel mungkin masih bisa belajar lagi"
"saya sangat setuju karena gerakan ini menganjarkan setiap orang untuk bertanggung jawab atas sampah yang di hasilkannya selama ini masih banyak siswa yang membuah samapah sembarangan dengan alasan masih ada petugas kebersihan padahal menjaga kebersihan sekoloah adalah tanggung jawab seluruh warga sekolah bukan hanya petugas kebersihan dengan menerapkan gerakan tersaebut lingkungan sekoah akan menjadi lebih bersih sehat dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar selain itu juga kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dapat membentuk karakterdisiplin peduli lingkungan dan bertanggung jawab bila setiap sisa memiliki kesadaran yang sama jumlah sampahyang berserakan akan berkurang sehingga sekolah akan lebih indah agar gerakan ini dapatditerapkan dengan baik di sekolah di perlukan kerjasama antara siswa guru dan pihak sekolah sekolah dapat menyediakan tempat sampah yang memadai dan dipisahkan berdasarkan jenis sampah bapak ibu guru juga dapat memberi contoh yang baik serta mengingatkan siswa untuk menjaga kebersihan selain itu juga kegiatan seperti piket kelas kerja bakti dan lomba kebersihan antar kelas dapat meningkatkan semangat siswa dalam menjaga dan melestarikan lingkungan dengan usaha bersama gerakan sampahku tanggung jawabku dapat menjadi kebiasaan yang bermanfaat"
"Lingkungan Tanpa Tempat Sampah Saya setuju dengan gerakan ini karena agar siswa dapat bertanggung jawab menjaga sampahnya dengan baik selain itu siswa dan siswi dapat mengurangi pembelian jajan yang menggunakan sampah plastik dan dapat membawa bekal makan dan minum Selain itu ketika masih ada tempat sampah siswa masih kebanyakan asal mencampur sampah plastik dan sampah makanan Solusi agar gerakan ini dapat diterapkan disekolah adalah dengan cara membawa bekal makan dan minum ke sekolah dan mengadakan tempat pembuangan sampah atau bank sampah untuk memilah sampah organik dan anorganik selain itu siswa dapat menyiapkan kantong untuk meinyimpan sampah sisa jajanan jika gerakan ini dilakukin dengan baik maka lingkungan sekolah akan bersih"
"sekolah bersih dimulai dengan kebiasaan yang baik saya setuju dengan gerakan sampahku tanggung tawabku yang diterapkan disekolah karena dapat melatih siswa untuk bertanggung jawab pada sampah yang mereka punya gerakan ini juga dapat membuat sekolah menjadi lebih bersih dan tempak lebih rapi Selama ini banyak siswa yang terbiasa membuang sampah plastik bekas makanan dengan jumlah yang banyak mereka menganggap kebersihan sekolah adalah tanggung jawab petugas kebersihan namun nyatanya setiap orang memiliki tanggung jawab yang sama yaitu menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak tersedianya tempat sampah di sekolah setiap siswa akan sadar untuk membawa pulang sampah atau membawa tempat makan sendiri untuk membeli makanan kebiasaan kecil ini dapat membawa dampak yang cukup besar untuk lingkungan dan membentuk sikap disiplin dalam kehidupan sehari hari agar program ini dapat berjalan dengan baik perlu ada pengawasan dari guru karena masih banyak siswa yang masih membuang sampah makanan mereka di loker meja kelas melalui gerakan ini siswa tidak hanya belajar menjaga kebersihan tetapi juga belajar bertanggung jawab atas setiap tindakan yang dilakukan Jika kebiasaan ini terus diterapkan lingkungan sekolah akan menjadi lebih bersih sekaligus membentuk karakter siswa yang disiplin dan peduli terhadap lingkungan"
"Sebenarnya dari sudut pandang saya saya pribadi setuju dengan gerakan sampahku tanggung jawabku tapi dalam pengaplikasiannya kurang efisien atau tidak berjalan sesuai rencana karena masih banyak murid yang meninggalkan sampah di lorong atau sudut sudut ruangan yang dimana itu tidak sesuai dengan rencana dari penghilangan tempat sampah atau gerakan sampahku tanggung jawabku Hal ini bisa terjadi karena menghilangkan kebiasaan membuang sampah sembarang sulit untuk di lakukan karena sudah mejadi habit yang buruk jadi sebenarnya solusinya bukan langsung mengilangkan tempat sampah karena sumber masalahnya adalah kebiasaan murid itu sendiri jadi salah satu cara yang bisa di lakukukan adalah dengan melakukan sosialisi yang lebih mendalam tentang sampah dan pembiasaan tentang tanggung jawab terhadap sampah dan ini tidak bisa dilakukan dengan waktu yang singkat karena ini adalah langkah untuk merubah kebiasaan yang mengakar untuk diganti dengan kebiasaan baru yang lebih baik kesimpulan dari semunya aku setuju dengan progrram ini tapi dalam eksekusi dan hasilnya masih jauh dari kata sempurna karena banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan hasil dari program ini"
"ya setuju dari gerakan tersebut juga bisa melatih tanggung jawab kita untuk bisa mengolah mengatur sampah yang di hasilkan dari diri kita sendiri dan juga bisa menyadarkan kita bahwa pentingnya menggunakan tempat makan atau tempat minum yang tidak sekali pakai dan membawa kantong belanja yang tidak bersifat sekali pakai gerakan ini sangat di sarankan namun di sarankan juga untuk memberi arahan cara mengelola sampah di rumah yang baik"
"langkah kecil untuk lingkungan bersih saya setuju alasanya selama ini banyak siswa yang cuek terhadap sampah ada tempat sampah pun masih banyak yang memebuang sampah sembarangan karena merasa nanti ada petugas yang membersihkandengan membawa pulang sampah sendiri kita jadi lebih sadar dan berfikir dua kali sebelum jajan berlebihan atau menggunakan plastik sekali pakai namun agar gerakan ini berjalan dengan baik perlu ada solusi pertama sekolah harus memberi sosialisasi dan contoh dari guru kedua menyediakan tempat cuci tangan dan kantong sampah kecil yang dibawa siswa ketiga memberi apresiasi kepada kelas yang paling tertib saya yakinjika dimulai dari hal kecil seperti menjaga sampah sendiri kebiasaan baik ini akan terbawa sampai dirumah dan masyarakat lingkungan bersih dimulai dari diri kita sendiri"
"kebijakan sekolah mengenai tidak ada tempat sampampah di lingkungan adalah langkah dan cara tepat adanya tempat sampah membuat siswa membuang sampah tanpa mengira ngira itu mungkin salah satu sebab karna sampah menumpuk setiap harinya dari program sampahku tanggung jawabku sedikit memaksa siswa untuk lebih sadar mengenai sampah yang dihasilkannya ketika siswa tau tidak ada tempat sampah mereka akan berpikir berkali kali untuk menggunakan plastik sekali pakai dan akan lebih memilih membawa kotak nasi atau tumbler dari rumah hal ini mengurangai sampah yang akan dihasilkan di sekolah selain untuk mengurangi sampah gerakan ini melatiih karakter kedisiplinan sejak sekarang menjaga kebersihan bukan hanya tugas kebersihan sekolah tetapi tanggung jawab menimbulkannya oleh karna itu kegiatan ini patut untuk di dukung karna menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan tentunya nyaman saya mendukung program ini karena melatih kesadaran diri siswa untuk peduli dengan lingkungan dan kemandirian mengubah kebiasaan sis3wa membuang sampah dengan sembarang menjadi tanggung jawab solusi dari saya yaitu mengadakan sosialasi untuk menjelaskan edukasi yang jnelas kepada siswa dan memberikan sanksi tegas terapkan teguran bagi yang melanggar menurut saya kebijakan ini untuk membentuk generasi yang ramah lingkungan masalah sampah tidak akan selesai dengan cara membuangnya kunci nya mengubah perilaku siswa mengurangi produksi sampah sejak awal jika kegiatan ini berhasil siswa akan terbiasa baik dirumah atau lingkungan lainnya"
"saya setuju dengan gerakan sampahku tanggung jawabku karena setiap orang bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkannya kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tugas petugas kebersihan tetapi juga kewajiban seluruh warga sekolah apabila setiap siswa membuang sampah pada tempatnya akan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan bersih agar bisa mengurangi sampah plastik atau sampah yang tidak bisa terurai sempurna maka dari itu kita harus bijak dalam mengelola sampah maka dari itu kita harus punya kesadaran untuk menjaga kebersihan mengurangi sampah dan membiasakan perilaku peduli lingkungan dari diri kita sendiri adapun solusi agar kita bisa mengurangi sampah di lingkungan sekolah yaitu mengurangi membeli jajanan yang bisa menimbulkan sampah seperti snack kemasan membawa tempat makan kurangi membeli minuman kemasan sekali pakai dan sebagai gantinya gunakan botol tupperware agar bisa mengurangi sampah dan tidak hanya di lingkungan sekolah saja kita harus menjaga kebersihan kita juga harus menjaga kebersihan dilingkungan masyarakat"
"Setuju tidak setuju setujunya karena lingkungan menjadi bersih dan tidak bau sampah dan menjadi sekolah adiwiyata yang keren josjis mantab but saya repot membawa pulang sampah dan kadang saya masih suka lupa dengan membiasaan merawat sampah sendiri jadi saya masih sering membeli cilok dengan bumbu kacang yang sangat lezat itu tapi saya SETUJU BANGET PAK dengan kebiasaan ini soalnya saya bisa belajar merawat menjaga dan mengelola sampah dan bahkan saya sekarang KADANG membeli cilok dengan bumbu kacang yang lezatos itu sudah memakai wadah bekal sehingga saya tidak perlu binggung mau dibuang dimana dan itu bisa membantu UMKM dengan mengurangi penggunaan plastik karena sekarang plastik kan mahal dan kemarin saya membeli dimsum yang rasanya yummy juicyluckymahalini itu ibunya bilang wah terimakasih ya mba saya setuju banget dengan pembiasaan ini soalnya tempat kalian jadi lebih sehat dan saya juga ga boros plastik WAW WAW WAW pembiasaan ini membantu banyak orang ya pak dan ya pak jyujur nih ya saya suka banget liat remaja yang peduli terhadap lingkungan yang dia tu gamau buang sampah sembarangan karena dia tau dampak buat kedpannya dan ya insyallah saya sebagian dari beberapa remaja yang saya katakan diatas hehe aamiin masih belajar juga dan saya benci banget sama orang yang buang sampah sembarangan kaya dia itu ga peduli sama sekali dengan keadaan lingkungan dan menyepelekan dengan perkataan alah nanti juga dibersihin tukang kebun like hellow itukan sampah kamu bukan jadi sudah pasti menjadi tanggung jawabmu juga kan iiihhh sebellll ya kalau tukang kebunnya lihat sampah kamu kalo gga kan pasti jadi ketimbun dan apalagi kalo sampah plastik kan susah banget terurainya jadi kesimpulannay saya setuju 85persen dan 15persennya karena saya masih males bawa pulang sampah TAPI SAYA AKAN BELAJAR PAK terimakasih sudah membaca sampai akhir"
"Solusi sampah Ya saya setuju dengan gerak ini tetapi beberapa hal yang saya kurang setujui seperti sampah yang menumpuk apalagi jika wadahnya basah yang tentu akan mengotori tas dan beberapa solusi yang saya berikan adalah memberi wadah kepada murid dan agar tidak terjadi kehilangan wadah harusnya wadah itu dikumpulkan dan setelah makan wadah dibersihkan diwastafel memang cukup mahal biaya tapi hal ini dapat mengurangi sampah karena hal ini pernah dicoba disekolah saya yaitu sekolah menegah pertama dan hal tersebut benar benar membuat siswa mengurangi sampah dan solusi kedua adalah bersih bersih kegiatan ini dapat membuat lingkungan rapi dan bersih dan sekolah juga menjadi asri"
"Saya sebenarnya ikut setuju atau tidaknya karena tidak berpengaruh besar pada saya dikarenakan sampah yang saya miliki biasanya tidak banyak sehingga jika dibawa pulangpun tidak apa apa tapi itu bisa menjadi gerakan yang baik jika sampah tersebut dimanfaatkan dan diolah oleh pihak sekolah maupun siswa sehinga bisa menghasilkan produk yang berguna seperti mengolah sampah plastik menjadi batu bata atau menjadi ecobrick bisa juga bbm atau lain sebagainya dan untuk sampah organik seperti kulit pisang dan lainnya bisa digunakan untuk menjadi kompos atau eco enzime dengan cara difermentasi jika bisa dimanfaatkan maka sampah akan menjadi lebih berkurang karena kalau dibawa kerumah sama saja tetap menjadi sampah yang dibuang hanya berbeda tempat pembuangannya oleh karena itu menurut saya lebih baik disediakan tempat sampah tapi dibedakan tempatnya antara sampah organik anorganik dan lain sebagainya agar bisa diolah dan mungkin bisa menambah penghasilan dari olahan sampah tersebut dan buatlah pelombaan dalam sekolah untuk pengolahan sampah agar sampah di sekolah terkikis sedikit demi sedikit sehingga tidak menjadi masalah yang semakin besar karena penumpukan sampah secara terus menerus sekian terima kasih"
"Saya setuju dengan gerakan Sampahku Tanggung Jawabku dan Alasan saya untuk mendukung pendapat tersebut adalah terdapat banyak sampah yang ada di sekolah seperti sampah organik dan anorganik yang jelas pasti menganggu lingkungan sekolah kita Dapat terjadi pencemaran lingkungan seperti bau yang tidak sedap atau muncul hewan hewan kecil yang bikin kita tidak nyaman Seperti sampah anorganik jika sampah itu terus bertambah setiap harinya maka sampah pasti akan terus menumpuk dan jika ingin di daur ulang juga tidak semua bisa di daur ulang Setiap kelas berisi tiga puluh enam siswa dan kita mempunyai begitu banyak kelas dan jurusan Jika kita membuang sampah satu orang satu sampah setiap harinya pasti sampah akan menjadi benyak sekali Kalau sampah organik kita bisa mendaur ulang dijadikan pupuk dan bisa dijual lagi Lalu kalau sampah botol masih bisa juga di daur ulang dan dijual lagi Maka sekolah menyediakan tempat khusus sampah botol Jika kita maeningkatkan kesadaran diri kita dan berpikiran untuk menjadi lebih dewasa dan bijak serta menggunakan logika kita dengan baik pasti kita akan sadar jika mengonsumsi sampah terlalu banyak akan berakibat negatif terhadap lingkungan dan makhluk hidup Dengan gerakan Sampahku Tanggung Jawabku kita bisa belajar tentang tanggung jawab dari apa yang kita lakukan karena tanggung jawab bisa di bentuk dari sikap sikap kecil di hidup kita Kelak kita akan menjadi orang yang bertanggung jawab dengan tidak menyepelekan hal hal kecil tentang apapun itu Menurut saya solusi yang baik agar kegiatan ini diterapkan dengan baik di sekolah adalah Jika ingin jajan yang biasanya memakai plastik atau cup kita sebaiknya membawa tempat makan dan botol sendiri dari rumah Kalau bisa setiap kelas menyediakan mangkuk yang bisa dipakai sehari hari dan menyediakan sabun untuk mencuci nya Jika ingin membeli jajan menggunakan plastik maka sampah itu harus di bawa pulang Semua warga sekolah harus menerapkan kegiatan ini agar lebih efektif"
"tas ku menjadi tempat sampah saya setengah setuju dengan ini tapi menurut saya ini membuat tas saya penuh sampah dan sekarang tas saya tidak hanya berisi buku dan alat tulis namun juga sampahhh padahal itu hanya memindahkan sampah ke rumah dan hanya membuat sekolah bersih dari sampah dan juga terkadang sampah yang seharusnya kita buang di rumah dan kita sipan di tas terkadang kita lupa untuk membuang nya saat di rumah dan membuat tas bau dan terkadang ada semutnya jika pun kita di minta untuk membawa tembat wadah sendiri supaya ketika jajan di luar mengunakan tempat yang kita bawa bagaimana yang beli jajan di perpus mart dan di BC karena jajanan nya yang dari pabrik tetapi untuk sampah ku tanggung jawabku itu benar karena sampah yang kita hasilkan memang lah tanggung jawab kita sendiri dan itu wajib karena pasti nya ada siswa atau siswi yang suka membuang sampah sembarangan dan ini mungkin adalah salah satu cara untuk membuat kita menjadi paham tanggung jawab dan lebih memperhatikan sampah yang kita hasilkan karena membeli jajan apa yang di inginkan adalah hak siwa di sekolah atau buat aja kantin ramah lingkungan tapi kalo menunya itu itu aja sihh bikin bosen ya apa lagi ketika mbg dangan nya terlambat kita menjadi lebih banyak membeli jajan ada juga yang membeli nasi di bc kenapa nggak di sedia in tempat sampah yang di pilah sihh kan itu juga mengajarkan tanggung jawab dan mengajrkan untuk memilah sampah"
"Ya saya setuju dengan gerakan Sampahku Tanggung jawabku karena dapat melatih setiap siswa terhadap sampah yang di hasilkan sudah banyak siswa yang bertanggungjawab terhadap sampahnya namun masi ada bebeapa siswa yang membuang sampah sembarangan solusi agar gerakan ini berjalan baik setiap siswa diwajibkan membawa botol minum koma tempat makan koma kantong belanja dari rumah dan tata cara mengelola sampah serta memanfaatkan botol botol yang sudah terkumpul didaur ulang dijadikan barang bermanfaat"
"Tasku kesemutan saya setengah setuju dengan gerakan sampahku tanggung jawabku saya setuju lima puluh persen karena dapat mengurangi sampah disekolah saya tidak setuju lima puluh persen karena kesannya hanya memindah sampah ke rumah bukannya sama saja kita tetap menyampah sampah hanya berkurang disekolah tetapi sama saja atau bertambah dirumah juga jika lupa dengan sampah di tas tas siswa jadi dirubung semut atau kesemutan setidaknya berikan solusi berupa tidak hanya ajak siswa untuk membawa pulang sampah tapi juga sediakan semacam wadah pribadi untuk setiap siswa membawa sampahnya sendiri yang paling mudah adalah ajak siswa membuat paper bag simpel yang cukup untuk menyimpan sampah atau ajak siswa untuk membawa wadah sendiri untuk menampung makanan yang bisa dipakai ulang jadi siswa dapat mengurangi menggunakan plastik kalau saja salah satu solusi itu diterapkan mungkin saja tidak akan lupa dengan sampah sendiri lagi atau bisa mengurangi penggunaaan plastik sebenarnya apa saja bisa dilakukan untuk mengurangi sampah tergantung kesadaran diri masing masing penting untuk menanamkan sikap sadar diri pada semua orang bahkan mungkin harus ditanamkan kepada anak kecil"
"saya setuju dengan gerakan tersebut karena gerakan tersebut mengajarkan siswa untuk lebih peduli dengan lingkungan sekolah sampah dilingkungan sekolah sudah banyak dan bisa menyebabkan B3 gerakan ini dapat membantu kibiasaan baik bagi siswa karena sampah plastik tidak dapat diuraikan maka dari itu kita harus membawa wadah makan dan minum sendiri bila mau jajan solusinya hilangkan plastik dan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan bila tidak membawa tempat untuk jajan maka sampah yang dihasilkan wajib dibawa pulang sendiri"
"Saya tidak begitu setuju dengan gerakan sampahku tanggung jawabku Alasan saya setuju karena memang benar jika sampah itu tanggung jawab sendiri sendiri dan juga dapat mengurangi mengurangi penumpukan sampah di tpa banyuroto Alasan saya tidak setuju dikarenakan tas jadi banyak sampah dan ada juga yang membuang sampah sembarangan Namun gerakan ini juga sudah benar dikarenakan ini guga demi kebaikan bersama saya sebagai warga banyuroto sendiri merasakan bahwa lingkungan tpa banyuroto sangaty tidak nyaman dikarenakan banyaknya samoah yang menumpuk dari berbagai wilayah hingga dua tempat yang disediakan oleh tpa banyuroto sudah penuh dan juga bau yang tidak sedap sering tercium oleh beberapa warga banyuroto dan juga jika malam baunya bisa sampai jalan raya Adapun juga solusi dengan membuat ecobrik ataupun kita juga dapat membuat karya karya dari botol Adapun solisi dengan siswa siswa nembawa wadah sendiri atau wadah makan untuk menjadi tempat wadah jajan sendiri untuk yang menggunakan plastik seperti natagor siomay seblak dan juga basreng maupun jajan lainnya dan juga untuk minuman kita dapat menggunkan botol minum sendiri untuk menjadi tempat minum es ataupun minuman yang menggunakan cup Dengan kegiatan ini semoga kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan juga lebih bersih lagi dan juga semoga dengan kegiatan ini dapat mengurangi penumpukan sampah di tpa banyuroto"
"saya setuju dengan gerakan sampahku tanggung jawabku merupakan masalah yang sering di jumpai di lingkungan sekolah masih banyak siswa yang mebuang sampah sembarangan padahal tempat sampah sudah disediakan padahal menjaga kebersihan lingkungan sekolah adalah tanggung jawab kita bersama saya setuju dengan gerakan tersebut karena dapat mengurangi dampak percemaran sampah untuk kesehatan seperti lebih banyak tempat sarang nyamuk menyebabkan penyakit demam berdarah dan masih banyak lagi dampak dampak percemaran sampah dari gerakan tersebut kita juga bisa diajarkan untuk membuang sampah pada tempatnya jika siswa dapat bertanggung jawab terhadap sampah nya maka lingkungan sekoalah menjadi bersih sehat dan nyaman untuk belajar solusi agar gerakan tersebut dapat diterapkan dengan baik disekolahan adalah mengurangi membuang sampah sembarangan memberikan tempat sampah untuk botol plastik agar bisa dikelola dengan baik dan juga bisa dibuat kerajinan dari sampah menjadi lebih berguna sampah juga bisa dibuat pupuk memberi sanksi kepada murid yang membuang sampah sembarangan seperti membayar denda dll memberi tempat dibeberapa sudut sekoalah kerja bakti tiap seminggu sekali dan juga sampah dapat menyebabkan banjir bau dan penyakit oleh karena itu mulai dari hal kecil membawa botol minum sendiri tempat makan tidak menggunakan plastik sekali pakai membantu mengurangi sampah"
"Saya setuju dengan gerakan sampahku tanggung jawabku yang diterapkan di sekolah Menurut ku setiap murid harus bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkannya Dengan tidak disediakannya tempat sampah di lingkungan sekolah murid akan lebih sadar untuk membawa kembali sampahnya ke rumah Kebiasaan ini dapat melatih kedisiplinan rasa tanggung jawab serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan Selain itu gerakan ini juga dapat mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan Jika setiap orang menjaga sampahnya sendiri lingkungan sekolah akan tetap bersih dan nyaman untuk belajar Gerakan ini juga mengajarkan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas petugas kebersihan melainkan tanggung jawab seluruh orang yang berada di sekolah Agar gerakan tersebut dapat berjalan dengan baik guru dapat mengingatkan siswa secara rutin agar membawa kantong kecil untuk menyimpan sampah sementara atau lebih baik membawa tempat makan dari rumah Selain itu sekolah sebaiknya tetap menyediakan tempat sampah di beberapa titik sehingga siswa dapat membuang sampah dengan benar dan tidak sembarangan Dengan adanya kerja sama antara sekolah guru dan murid gerakan Sampahku Tanggung Jawabku dapat menjadi kebiasaan baik yang menciptakan lingkungan sekolah yang bersih sehat dan nyaman"
"ya karena murid murid akan lebih merasa peduli terhadap lingkungan dan juga kesadaran diri mereka tumbuh solusinnya lebih baik seperti ini saja karena murid murid lebih memiliki kesadaran terhadap sampah dan tidak akan ada yang membuang sampah sembarangan dan lebih baik ketua kelas selalu mengecek loker loker apakah ada sampah atau tidak jika ada maka akan diminta sanksi"
"saya setuju degan gerakan sampah ku tanggung jawabkuyang di terapkan di sekolah gerakan ini melatih siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan dang bertanggun jawab atas sampah yang dihasilkan dengan tidak disediakan tempat sampah siswa dipaksa untuk berpikir sebelum membuah sampah sembarangan sehingga kebiaaan buruk dapat dikurangi selain itu gerakan ini dapat menumbuhkan kesadaran bahwa kebersihan bukan hanya tugas kebersihan tetapi tanggung jawab semua warga sekolah jika setiap siswa membawa kembali sampahnya atau mengelolanya dengan benar maka lingkungan sekolah akan tetap bersih sehat dan nyaman untuk kegiatan pembelajaran namun agar gerakan ii berjalan dengan baik diperlukan beberapa solusi sekolah perlu memberikan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan selain itu bisa disediakan tempat pengelolaan sampah terpusat seperti bank sampah atau tempat daur ulang guru juga harus memberikan contoh dan mengawasi pelaksanaan secara konsisten dengan kerjasama antar siswa guru dan pihak sekolah gerakan ini dapat menjadi kebiasaan baik yang berdampak positif tidak hanya di sekolah tetapi juga dalam kehidupan sehari hari"
"Aku sering mengonsumsi makanan kemasan yang selalu aku beli di dekat bisnis central dan karena kebijakan sekolah yang mengumumkan bahwa tempat buang sampah di sekolah akan dihilangkan dan bagi setiap siswa yang membeli jajanan kemasan harus dibawa pulang atau diolah menjadi bahan organik maupun non organik dan kompos tentu membuat diriku merasa bingung bagaimana caranya agar aku tidk lagi membuang sampah di sekolah dan aku menggunakan cara pemikiranku untuk menghemat uang jajanku dan sampah yang aku gunakan akan ku bawa pulang ke rumah"
"Tidak terlalu setuju Meskipun gerakan ini memiliki tujuan yang baik dan melatih tanggung jawab terhadap sampah masing masing murid akan tetapi dengan tidak disediakan tempat sampah di lingkungan sekolah malah membuat murid membuang sampah sembarangan di lorong lorong sekolah dan di dalam loker meja Beberapa murid memang menunjukan sikap disiplin termasuk saya tetapi sepertinya tidak sembanding dengan jumlah murid yang membuang sampah sembarangan"
"Pengalaman saya dalam kelas mentoring di smk dimulai sejak saya menduduki kelas x dkv yang dimana dilaksanakan di masjid skansa dan guru mentornya bernama mas luthfi sebelumnya saya merasa belum mengerti tentang kelas mentoring namun mas luthfi menerangkan apa itu kelas mentoring dan saya mampu menjalani aktivitas dikarenakan saya telah lulus TPQ Al Huda di Gebangan Kokap lalu berbagai aktivitas yang dilakukan seperti Membaca Al Quran Mendengarkan Ceramah Berbincang satu sama lain dan masih banyak lagi kemudian di akhir semester pertama saya telah melalui berbagai aktivitas kelas mentoring dan di awal semester krdua ini kelas mentoring terus dilanjutkan sampai sekarang"
Artikel Terkait
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Semester Gasal TA. 2026/2027 (06/08/2026)
Kamis, 06 Agustus 2026
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Semester Gasal TA. 2026/2027 (04/08/2026)
Selasa, 04 Agustus 2026
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Semester Gasal TA. 2026/2027 (03/08/2026)
Senin, 03 Agustus 2026
Rapat Koordinasi SPMB SMKN 1 Pengasih Tahun Ajaran 2026/2027 Digelar di Ruang Bima
Jum'at, 08 Mei 2026
Penyerahan Kembali Siswa Kelas XII SMKN 1 Pengasih kepada Orang Tua Berlangsung Khidmat
Rabu, 06 Mei 2026
Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di SMKN 1 Pengasih dan Alun-Alun Wates Berlangsung Khidmat
Sabtu, 02 Mei 2026
Monitoring PKL di Adam Valian, Bantul: Evaluasi Kegiatan dan Pengalaman Siswa (13/03/2026)
Jum'at, 13 Maret 2026
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Semester Genap TA. 2025/2026 (24/02/2026)
Selasa, 24 Februari 2026
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Semester Genap TA. 2025/2026 (23/02/2026)
Senin, 23 Februari 2026
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Semester Genap TA. 2025/2026 (11/02/2026)
Rabu, 11 Februari 2026
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Semester Genap TA. 2025/2026 (10/02/2026)
Selasa, 10 Februari 2026
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Semester Genap TA. 2025/2026 (09/02/2026)
Senin, 09 Februari 2026
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Semester Genap TA. 2025/2026 (06/02/2026)
Jum'at, 06 Februari 2026
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Semester Genap TA. 2025/2026 (05/02/2026)
Kamis, 05 Februari 2026
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Semester Genap TA. 2025/2026 (04/02/2026)
Rabu, 04 Februari 2026
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Kelas XI DKV Semester Genap TA. 2025/2026 (03/02/2026)
Selasa, 03 Februari 2026
Kegiatan Literasi Membaca Kelas XDKV1 Selasa, 3 Februari 2026 dan Selasa, 10 Februari 2026
Selasa, 03 Februari 2026
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) : Membuat Aplikasi Portofolio Interaktif Menggunakan Adobe Animate 2022 (02/02/2026)
Senin, 02 Februari 2026
Konsep Desain Portofolio Menggunakan Adobe Animate 2022 - 4 Scene (02/02/2026)
Senin, 02 Februari 2026
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Kelas XI DKV Semester Genap TA. 2025/2026 (02/02/2026)
Senin, 02 Februari 2026
Pakaian Dinas Harian ASN Berdasarkan SE Kepala BKN No.2 Tahun 2026 & Permendagri No.10 Tahun 2024
Rabu, 28 Januari 2026
Jurnal Agenda Kegiatan Pembelajaran Kelas XI DKV Semester Genap TA. 2025/2026 (27/01/2026)
Selasa, 27 Januari 2026
Jurnal Kegiatan Pembelajaran Kelas XI DKV Semester Genap TA. 2025/2026 (26/01/2026)
Senin, 26 Januari 2026
Kegiatan Pembelajaran Kelas XI DKV Semester Genap TA. 2025/2026 (20/01/2026)
Selasa, 20 Januari 2026
Monitoring PKL di Orik's Studio Bertemu Ownernya Pak Bukhori, S.E. (13/01/2026)
Selasa, 13 Januari 2026
Kegiatan Literasi, Pembelajaran Animasi Iklan 2D, dan Monitoring PKL Siswa DKV (13/01/2026)
Selasa, 13 Januari 2026
Kegiatan mengajar : Persiapan Bahan Ajar Animasi 2D dan Pembelajaran Animasi Dasar Kelas XI DKV (12/01/2026)
Senin, 12 Januari 2026
Alhamdulillah Pelaksanaan Ujian Online Universitas Terbuka di SMK Negeri 1 Pengasih Berjalan Lancar (11/01/2026)
Minggu, 11 Januari 2026
SMK Negeri 1 Pengasih Fasilitasi Ujian Online (UO) Universitas Terbuka (10/01/2026)
Sabtu, 10 Januari 2026
Monitoring PKL di Adam Valian, Bantul: Evaluasi Kegiatan dan Pengalaman Siswa (09/01/2026)
Jum'at, 09 Januari 2026
Semarak Peringatan HUT ke-58 SMKN 1 Pengasih, Panggung Kreativitas dan Kebersamaan Warga Sekolah (08/01/2026)
Kamis, 08 Januari 2026
SMKN 1 Pengasih Peringati HUT ke-58 dengan Kirab dan Pentas Siswa (07/01/2026)
Rabu, 07 Januari 2026
Kegiatan Pembelajaran Kelas XI DKV Semester Genap TA. 2025/2026 (06/01/2026)
Selasa, 06 Januari 2026
Rapat Pembagian Tugas Semester Genap TA 2025/2026 di SMK Negeri 1 Pengasih (02/01/2026)
Jum'at, 02 Januari 2026