Prompt AI Membuat Foto Profil Media Sosial
- Sabtu, 10 Oktober 2026
- Kanghaki
- 0 komentar
FOTO PROFIL MEDIA SOSIAL
Gunakan foto rujukan/unggahan sebagai referensi utama untuk membuat foto profil media sosial yang terlihat profesional, percaya diri, dan natural.
Tampilkan subjek dari dada ke atas, menghadap kamera dengan kontak mata langsung, pose santai tetapi berkarakter, ekspresi ramah dan percaya diri. Kenakan pakaian [JENIS PAKAIAN] dengan warna [WARNA], rapi dan sesuai dengan personal branding.
Gunakan background sederhana dan bersih dengan nuansa [WARNA/TEMA BRAND], dibuat sebagai latar visual yang modern dan tidak mengganggu wajah. Komposisi subjek berada di tengah dengan ruang aman yang cukup di sekeliling kepala dan bahu agar tetap terlihat bagus saat foto dipotong menjadi lingkaran.
Perintah wajah dan pencahayaan: gunakan foto rujukan/unggahan, pertahankan wajah, identitas, bentuk wajah, mata, hidung, bibir, warna kulit, usia, rambut, dan ciri asli secara akurat. Jangan mengganti wajah atau membuat wajah AI. Gunakan pencahayaan natural yang lembut dan merata pada wajah, tanpa bayangan keras, tanpa warm lighting, tanpa glow, dan tanpa efek cinematic.
Hasil akhir real banget seperti foto kamera HP, detail wajah dan pakaian tajam, tekstur kulit tetap natural, tidak plastik, tanpa beauty filter, tanpa blur, tanpa bokeh, tanpa depth of field, tanpa CGI, tanpa efek AI berlebihan.
Format 1:1, resolusi tinggi, komposisi cocok untuk foto profil Facebook, Instagram, WhatsApp, TikTok, dan media sosial lainnya.
PRIA — Kaos Polos
Gunakan foto referensi pria yang diunggah sebagai acuan utama identitas. Pertahankan wajah asli 100% tanpa mengubah bentuk wajah, mata, hidung, bibir, alis, warna kulit, usia, rambut, dan ciri khas asli. Jangan membuat wajah baru, jangan mengganti orang, dan jangan mengubah identitas subjek.
Buat foto realistis seorang pria muda Indonesia yang sedang menjaga warung kelontong milik keluarga.
Ia mengenakan kaos polos warna abu-abu gelap dengan bahan katun biasa, sedikit mengikuti bentuk tubuh secara natural tetapi tidak ketat, dipadukan dengan celana panjang santai warna hitam. Penampilan sederhana seperti pria yang sedang membantu menjaga warung di rumah, bukan model fashion atau pekerja minimarket.
Pria duduk di kursi plastik di belakang meja kasir. Salah satu lengannya bertumpu di meja, sementara tangan lainnya sedang memegang kalkulator atau mencatat belanjaan di buku kecil. Kepalanya menoleh ke arah depan warung seolah sedang memperhatikan pelanggan yang datang. Ekspresi santai dan fokus, dengan postur tubuh yang tidak kaku.
Latar belakang berupa warung kelontong khas Indonesia dengan rak kayu dan besi yang berisi mi instan, kopi sachet, biskuit, makanan ringan, permen, sabun, botol air mineral, dan minuman kemasan. Beberapa produk sachet digantung di dinding. Meja kasir terlihat sederhana dengan kalkulator, uang kertas, buku catatan, dan kantong plastik.
Dinding warung tidak perlu dicat sempurna. Pertahankan detail kehidupan sehari-hari, seperti rak yang sudah digunakan cukup lama, susunan barang dagangan yang beragam, dan kursi plastik biasa.
Gunakan kamera HP Android biasa dengan sudut pengambilan dari depan agak menyamping. Komposisi menampilkan pria dari kepala sampai pinggang, dengan latar warung yang cukup luas dan jelas.
Pertahankan tekstur kulit pria yang realistis, rambut dengan detail alami, lipatan kaos yang wajar, dan pencahayaan sesuai kondisi tempat.
Jangan mengubah wajah referensi. Jangan membuat kulit terlalu mulus, jangan memakai filter wajah, jangan menggunakan efek sinematik, warm tone, pencahayaan studio, efek DSLR, bokeh, blur latar belakang, atau tampilan gambar AI.
Rasio 9:16, hasil seperti foto spontan menggunakan HP di warung Indonesia.