Mengapa Banyak Gunung Mewajibkan Pendakian Minimal 3 Orang?
- Rabu, 28 Januari 2026
- Kanghaki
- 0 komentar
Banyak pendaki mengira aturan ini hanya formalitas administrasi. Padahal, ketentuan minimal 3 orang dalam satu tim pendakian punya alasan keselamatan yang sangat kuat. Berikut penjelasannya:
✅ 1. Pembagian Peran Saat Darurat Dalam kondisi darurat, tiga orang memungkinkan pembagian tugas yang efektif: •Satu orang menemani korban •Satu orang mencari sinyal atau bantuan •Satu orang mengamankan logistik dan jalur •Jika hanya berdua, salah satu akan selalu terpaksa meninggalkan korban sendirian.
✅ 2. Mengurangi Risiko Pendaki Hilang Di hutan berkabut atau jalur tidak jelas: •Satu orang bisa tersesat tanpa disadari •Dua orang bisa sama-sama salah arah •Tiga orang memungkinkan saling mengawasi dan mengoreksi keputusan •Lebih banyak mata berarti lebih kecil peluang kesalahan fatal.
✅ 3. Mengantisipasi Cedera Mendadak Cedera sering datang tiba-tiba: •Keseleo •Terpeleset •Hipotermia ringan
Dengan tiga orang: •Korban bisa dibantu berjalan perlahan •Beban carrier bisa dibagi •Tim tidak perlu memaksakan evakuasi berbahaya
✅4. Keseimbangan Fisik dan Mental Tim Pendakian panjang bukan cuma menguras tenaga, tapi juga mental: •Panik mudah menular •Keputusan impulsif sering muncul saat lelah
Tiga orang membantu menjaga: •Diskusi lebih objektif •Emosi lebih stabil •Keputusan lebih rasional
✅ 5. Cadangan Tenaga dan Logistik Jika satu orang drop: •Dua orang masih bisa saling menopang •Logistik dapat disesuaikan ulang •Perjalanan pulang tetap •memungkinkan tanpa memaksakan diri
✅6. Standar Keselamatan Lapangan Banyak pengelola gunung mengadopsi aturan ini berdasarkan: •Data kecelakaan pendakian •Evaluasi tim SAR •Pengalaman lapangan •bertahun-tahun
Artinya, aturan ini lahir dari pelajaran pahit, bukan sekadar teori.
✍️ Kesimpulan Aturan minimal 3 orang bukan untuk mempersulit pendaki, melainkan untuk:
Meningkatkan peluang selamat Mengurangi risiko fatal Memastikan semua pendaki bisa pulang dengan aman
Naik gunung bukan soal berani berangkat, tapi bertanggung jawab untuk kembali.