You need to enable javaScript to run this app.

Night Ride Embun Pagi: Kayuhan Pagi Jogoresan Kluwer (10/02/2026)

  • Selasa, 10 Februari 2026
  • Kanghaki
  • 0 komentar
Night Ride Embun Pagi: Kayuhan Pagi Jogoresan Kluwer (10/02/2026)

Selasa pagi, 10 Februari 2026, suasana Terminal Wates masih lengang ketika rombongan komunitas Embun Pagi mulai bersiap untuk ride rutin. Jam menunjukkan sekitar 05.10 WIB, udara pagi terasa segar, dan lampu sepeda masih menyala menemani start awal sebelum matahari benar-benar muncul.

Ride kali ini dipimpin oleh mas Tigor Narotama sebagai tukang tarik, dengan peserta yang tergabung yaitu Pak Sumarsono, mas Taufiq, dan Kang Haki. Dengan formasi kecil namun solid, rombongan langsung meluncur mengikuti rute favorit: Wates – Tambak – Toyan – Temon – Congot – Jogoresan – kembali ke Wates.

Sejak awal, tempo kayuhan sudah terasa stabil. Jalur menuju Tambak dan Toyan menjadi sesi pemanasan yang nyaman, sementara memasuki area Temon hingga Congot, ritme mulai meningkat mengikuti tarikan mas Tigor yang konsisten. Jalanan yang relatif lengang membuat rombongan bisa menjaga kecepatan tanpa banyak hambatan.

Memasuki Jogoresan, suasana gowes terasa semakin seru. Angin pagi dan jalur lurus memberikan kesempatan untuk menjaga cadence dan speed tetap tinggi. Meski dinamakan “Night Ride”, perjalanan ini justru diwarnai perubahan suasana dari gelap menuju pagi yang cerah, menciptakan pengalaman gowes yang khas.

Berdasarkan data aktivitas ride, total jarak tempuh mencapai 33,24 km dengan waktu bergerak 1 jam 2 menit 48 detik. Elevasi tercatat 135 meter, memberikan variasi medan ringan yang cukup menantang. Kecepatan rata-rata berada di angka 31,8 km/jam, dengan kecepatan maksimum mencapai 37,1 km/jam. Estimasi power rata-rata mencapai 191 watt dengan total energi yang dikeluarkan sekitar 721 kJ, menunjukkan ritme gowes yang cukup intens namun tetap terkontrol.

Ride pagi ini kembali menjadi bukti bahwa kebersamaan dan konsistensi adalah kunci utama komunitas Embun Pagi. Kayuhan yang solid, rute yang familiar, dan suasana santai penuh canda membuat setiap kilometer terasa cepat berlalu.

Sampai jumpa di ride berikutnya — tetap kompak, tetap gas, dan tetap menikmati setiap kayuhan.

 

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Artikel Terkait

Kang Haki

- Ketua -

Jika kamu tak tahan letihnya dan penatnya belajar, maka sungguh kamu akan menanggung perihnya kebodohan (nasehat imam syafi'i). Kulon Progo, 22…

Berlangganan
Jajak Pendapat

Skill apa yang kalian pengin kuasai selama PKL?

Hasil
https://man2bantul.id/https://portal.man2bantul.id/https://sirekap.man2bantul.id/https://eptsp.man2bantul.id/https://smkn5balam.com/https://tuluskartika.or.id/https://smptk.tuluskartika.or.id/https://www.stai-nurulhidayah.ac.id/https://journal.stai-nurulhidayah.ac.id/https://ejurnal.stai-nurulhidayah.ac.id/https://tical2025.redclara.net/https://uptdselatan.com/masterpoker99masterpoker99masterpoker99poker757poker757
masterpoker99masterpoker99masterpoker99masterpoker99inifun88inifun88inifun88https://jrdindustry.com/inifun88inifun88inifun88inifun88inifun88vovo88vovo88vovo88vovo88vovo88
inifun88inifun 88inifun88 logininipokerini pokerinipoker login